Megawati Minta BMKG Update Peta Rawan untuk Petani, Nelayan, dan Mitigasi Bencana

Sindonews
Abdul Rochim
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (Foto: Istimewa)

"Melalui sekolah lapang BMKG, baik sekolah lapang iklim, cuaca nelayan, geofisika maka kami berupaya berjuang keras agar para petani, nelayan, dan masyarakat umum mampu bertahan, mampu selamat, beradaptasi dengan kondisi cuaca dan geofisika tersebut," kata Dwikorita.

Dalam kondisi tersebut, Dwikorita menegaskan petani dan nelayan masih mampu melaksanakan kegiatan produktif seperti menghasilkan bahan pangan. Dia yakin masyarakat tetap tangguh dalam kondisi sekarang ini.

Dwikorita mengatakan BMKG memerlukan mediator untuk menyampaikan informasi cuaca yang meliputi kepentingan petani, nelayan, dan penanggulangan bencana. Dalam konteks itu juga, Sekolah Lapang BMKG ini diperlukan agar pemanfaatan informasi dari BMKG bisa optimal dan mengurangi kesalahpahaman.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla hingga ISPA saat Kemarau Panjang

57 tahun lalu

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang di Jawa, Sumatra hingga Papua

57 tahun lalu

Jakarta hingga Maluku Sudah Masuk Musim Kemarau, Ini Daftar Wilayahnya

57 tahun lalu

Siap-Siap! Puncak Kemarau RI Diprediksi Terjadi Agustus, Durasi Lebih Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal