Megawati Minta BMKG Update Peta Rawan untuk Petani, Nelayan, dan Mitigasi Bencana

Sindonews
Abdul Rochim
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (Foto: Istimewa)

"Kami berharap BMKG bisa mengerjakan kerjasama penelitian cuaca bersama perguruan tinggi sehingga penerapan teknologi modern untuk kepentingan petani nelayan dapat ditingkatkan," ucap Hasto.

Megawati juga berpesan soal kebakaran hutan dimana BMKG perlu memperkuat informasi potensi titik api. Informasi ini dibutuhkan untuk wilayah dengan kadar gambut tinggi yang biasanya memiliki batu bara serta wilayah dengan konsentrasi cahaya matahari tinggi.

"Sehingga bangsa Indonesia bisa hadir sebagai bangsa yang sadar hidup di daerah rawan bencana," ujarnya.

Megawati juga berpesan soal betapa pentingnya BMKG memetakan daerah rawan likuifaksi demi mencegah bencana seperti yang pernah terjadi di Kota Palu. Sebab bagi PDIP, peta bencana dari BMKG sangat dibutuhkan oleh para kepala daerah dalam mengatur peta ruang dan tata kota. PDIP memastikan semua kepala daerah dari partai berlambang banteng itu selalu mengatur tata kota wilayahnya berbasis pengetahuan di peta rawan bencana yang dikeluarkan BMKG.

"Seluruh peta bencana BMKG akan dijabarkan dalam peta ruang dan arsitektur. Dalam sistem desain rumah tahan gempa misalnya, sistem tata kota, sistem irigasi, perencanaan yang semesta sehingga kita sebagai bangsa sadar persoalan iklim dan bencana," kata Hasto.

Selanjutnya, Megawati juga berharap rakyat Indonesia dan badan seperti BMKG bersedia belajar dari bangsa lain seperti Jepang dan China. Negara-negara itu dianggap berhasil membangun kesadaran rakyatnya akan kerawanan bencana.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla hingga ISPA saat Kemarau Panjang

57 tahun lalu

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang di Jawa, Sumatra hingga Papua

57 tahun lalu

Jakarta hingga Maluku Sudah Masuk Musim Kemarau, Ini Daftar Wilayahnya

57 tahun lalu

Siap-Siap! Puncak Kemarau RI Diprediksi Terjadi Agustus, Durasi Lebih Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal