Berdasarkan pantauan iNews.id, massa aksi nampak membawa tempat makan logam ketika melakukan longmarch di area CFD. Peserta aksi terlihat memukul tempat makan logam yang ia bawa sambil meneriakkan dukungan terhadap Palestina. Tempat makan itu mereka bawa sebagai simbol Krisis kelaparan yang sedang melanda Gaza.
"Free free Palestine, free free Palestine," teriak peserta aksi.
"Gaza Starving To Death," tulis salah satu poster yang dibawa peserta aksi.
Massa aksi ini nampak begitu bersemangat meneriakkan dukungan untuk Palestina. Sebab bagi mereka, warga Gaza yang menjadi korban kekejaman Israel adalah saudara yang harus dibela.
Sebagai informasi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperlihatkan kepada dunia internasional tentang kelaparan massal di Jalur Gaza, Palestina, akibat blokade militer Israel. Sudah 80 anak di wilayah itu mati kelaparan.
"Gaza menderita kelaparan massal buatan manusia yang disebabkan oleh blokade bantuan," kata Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreysus kepada wartawan dalam konferensi pers virtual dari Jenewa pada Rabu.