Maruarar Ungkap Banyak Lahan Strategis Milik Negara Dikuasai Pihak Ketiga: Ini PR Berat

Tangguh Yudha
Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkapkan banyak tanah strategis negara yang dikuasai pihak ketiga. (Foto: Sekretariat Negara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan masih banyak tanah milik negara yang dikuasai pihak ketiga. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan pemerintah dalam menyediakan hunian, terutama melalui pembangunan rumah susun.

Maruarar mengatakan persoalan penguasaan tanah negara menjadi pekerjaan rumah yang tengah dihadapi pemerintah. Menurutnya, ketika negara membutuhkan lahan untuk kepentingan rakyat, proses pemanfaatannya tidak selalu berjalan mudah.

"Kita harus katakan inilah PR berat. Ya kita tahu masalah-masalah tanah, masih cukup banyak tanah-tanah negara dikuasai pihak ketiga," ungkapnya di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).

Ia menilai banyak aset strategis milik negara yang justru berada dalam penguasaan pihak lain. Karena itu, diperlukan sinergi antar kementerian dan lembaga untuk menata kembali pemanfaatan aset tersebut.

"Saya pikir ini tantangan juga Bapak Menteri Keuangan bagaimana aset-aset kita itu banyak dikuasai oleh pihak ketiga, bahkan yang strategis-strategis," kata Ara.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Ara Setuju Usul Purbaya, Rusun Subsidi untuk Keluarga Diperluas Jadi 45 Meter Persegi

57 tahun lalu

Pemerintah Dapat Hibah 30 Hektare Lahan untuk Bangun Rusun Subsidi di Meikarta

57 tahun lalu

Pemerintah Resmi Setujui Tenor KPR Subsidi hingga 40 Tahun

57 tahun lalu

Sah! Pemerintah Perpanjang Tenor KPR Rumah Subsidi sampai 40 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal