Marak Hoaks saat Bencana, Kartini Perindo Imbau Masyarakat Cerdas

Dony Aprian
Kartini Perindo mengajak masyarakat tidak mudah termakan berita bohong alias hoaks. (foto: ilustrasi/dok).

Kabar bohong itu menyebar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp (WA) dan jejaring media sosial Facebook. Dalam unggahan itu disebutkan terdapat ratusan bayi yang ditawarkan untuk diadopsi.

“Assalamualaikum... Siapa tahu ada keluarga yang mau adopsi anak dari Palu, ada 100 lebih anak bayi di tempat penampungan di Antang, korban gempa Palu yang sudah tidak ada orangtuanya. Ibu Ilmi 081343538888,” tulis dalam pesan berantai tersebut.

Ratih meminta masyarakat untuk lebih cerdas dalam mengelola informasi yang diterima. Dengan demikian masyarakat tidak mudah termakan informasi bohong disebarkan orang-orang tidak bertanggung jawab, terutama di jejaring media sosial.

“Masyarakat harus cerdas dalam mengantisipasi berita-berita, kalaupun betul ada adopsi bayi, informasi tersebut pastinya akan dikeluarkan oleh kementerian terkait sehingga menunjukan bahwa informasi tersebut dan prosesnya sah,” kata Caleg DPR Dapil Jawa Tengah 7 ini.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Keuntungan MBG ke Presiden adalah Hoaks

57 tahun lalu

Viral Purbaya Cari 700 Orang untuk Diberi Bantuan, Kemenkeu: Hoaks!

57 tahun lalu

Waspada Akun FB dan TikTok Palsu Menkeu Purbaya Sebar Link Pendaftaran Dana Bantuan

57 tahun lalu

Sebar Hoaks, Model Ansy Jan De Vries Ternyata Alami Bisul Pecah Bukan Dibacok Begal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal