Marak Fenomena Hujan Es di Sejumlah Wilayah, Ini Penjelasan BMKG

Kiswondari
Heboh Hujan Es Landa Kawasan Tembalang Semarang (foto: istimewa)

Kemudian, kecepatan downdraft (hentakan ke bawah) dari awan Cb yang signifikan dapat mengakibatkan butiran es yang keluar dari awan tidak mencair secara cepat di udara. Karena itu ketika sampai jatuh ke permukaan bumi pun masih dalam berbentuk butiran es.

Mengingat potensi cuaca ekstrem berupa puting beliung, hujan es, hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang masih dapat terjadi hingga Maret-April mendatang, BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada dengan potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.

“BMKG memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya potensi cuaca ekstrem tersebut serta dampak yang dapat ditimbulkan berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, jalan licin, pohon tumbang, dan lain-lain,” imbau BMKG.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa Terkini M5,6 Guncang Gayo Lues Aceh, Berpusat di Darat

4 hari lalu

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 23 Juli 2026

4 hari lalu

Bogor Diguyur Hujan Deras, BMKG: Bukan Tanda Musim Kemarau Berakhir

5 hari lalu

BMKG: Musim Kemarau Makin Meluas tapi Hujan Lokal Masih Berpotensi Terjadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal