Mantan Mensos Juliari Kembali Diperiksa, KPK Buka Penyelidikan Baru Kasus Bansos Covid-19

Raka Dwi Novianto
Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Dok. Sindo Media).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan penyelidikan baru terkait kasus suap bantuan sosial (bansos) pada Kementerian Sosial. Sejumlah pihak terkait diperiksa, termasuk mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan terhadap Juliari untuk mendapatkan keterangan tambahan dalam kasus tersebut.

"KPK saat ini berupaya mengembangkan dan mengungkap dugaan peristiwa pidana korupsi pelaksanaan pengadaan barang, jasa terkait bansos pada Kemensos melalui penyelidikan terbuka dengan melakukan permintaan keterangan beberapa pihak terkait," ujar Ali di Jakarta, Sabtu (7/8/2021).

Dia menuturkan, pemeriksaan terhadap Juliari dilakukan Jumat (6/8/2021). Menurutnya, keterangan detail mengenai pengembangan kasus tersebut segera disampaikan seca terbuka.

"Kami memastikan penyelidikan terus dilakukan dan perkembangannya akan disampaikan," tuturnya.

Dalam kasus ini Juliari Batubara dituntut 11 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Selain itu, jaksa juga menuntut Juliari untuk membayar denda sejumlah Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan.

Jaksa meyakini Juliari terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Juliari diyakini menerima suap dari sejumlah pengusaha penggarap proyek pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
18 hari lalu

Profil Bupati Langkat Syah Afandin yang Diduga Terjerat OTT KPK di Sumut

27 hari lalu

TASPEN Apresiasi Pengembalian Dana Hasil Rampasan Negara Rp153,6 Miliar dari KPK

2 bulan lalu

Tahanan KPK Salat Iduladha di Gedung Merah Putih, Ada Gus Yaqut hingga Sudewo

3 bulan lalu

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK, Ini Profil Lengkapnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal