JAKARTA, iNews.id - Manajemen Buku Gibran End Game, Arif Ikhsan mengaku sempat ditawari uang sebesar Rp300 juta hingga Rp350 juta agar rombongan yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) membatalkan kunjungan ke Solo, Jawa Tengah, dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Dia menyebut peristiwa itu terjadi pada 12 April 2025 lalu.
Agenda ke Solo tersebut bertujuan menyambangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait isu ijazah palsu.
"Jam 12 malam ada yang telepon minta untuk dibatalkan kunjungan ke Solo dan ke UGM," kata Arif dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Uang Rp50 Miliar di Kasus Ijazah?' yang disiarkan iNews, Selasa (7/4/2026).
"Malam itu saya ditawarkan Rp300 juta untuk jangan berangkat ke Solo," imbuhnya.
Arif mengaku tak mengetahui siapa sosok yang menghubunginya malam itu. Dia pun dengan tegas menolak tawaran itu.
"Saya enggak tahu (itu siapa yang telepon), dia cuma ngomong itu kalau bisa jangan berangkat ke sana. Saya bilang enggak bisa," kata dia.