JAKARTA, iNews.id - Ketua Bidang Keagamaan Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menilai sapaan 'uwa' yang diberikan kepada cawapres nomor urut 3 Mahfud MD merupakan suatu penghormatan. Sebelumnya, cawapres pendamping Capres Ganjar Pranowo itu mendapat julukan atau sapaan akrab dalam budaya Sunda dengan sebutan 'Uwa' yang disematkan para pendukung, budayawan, seniman dan generasi muda Bandung.
"Tentu ini sebuah penghormatan dan apresiasi masyarakat Sunda khususnya Jawa Barat pada umumnya terhadap Mahfud MD yang dinilai sangat pantas untuk mendapat panggilan 'uwa'," ujar Abdul Khaliq kepada wartawan, Selasa (12/12/2023).
Menurut Abdul yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat II ini mengatakan, panggilan uwa merupakan simbol penghormatan terhadap orang yang dituakan dalam suku Sunda. Selain itu, sebutan uwa juga memiliki nilai yang sifat universal.
"Sebutan Uwa itu jauh lebih terhormat ketimbang sebutan-sebutan lain dalam bahasa Sunda misalnya Mang atau Kang, karena Mang itu konotasinya ditunjukkan kepada mereka yang biasa berdagang dan Kang itu terlalu normatif dan sifatnya umum," katanya.
Karena itu, Abdul Khaliq menegaskan, sebutan uwa kepada Mahfud MD selain merupakan bentuk penerimaan masyarakat Jawa Barat yang tulus. Sebab Mahfud dinilai sebagai sosok cawapres yang memiliki kearifan, integritas dan kapasitas untuk memimpin bangsa dan negara bersama dengan Ganjar Pranowo.