Luhut Prediksi Perang AS-Israel dengan Iran Bisa Berlangsung Lama

Achmad Al Fiqri
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan (dok. iNews.id)

Luhut mengatakan, prinsip politik luar negeri bebas aktif harus terus menjadi pedoman yang paling relevan bagi Indonesia, di tengah tarik-menarik kepentingan kekuatan besar. Dia menegaskan, Indonesia tidak dalam posisi untuk memihak negara mana pun.

"Bermitra dan membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan negara-negara maju ataupun menghormati hubungan persahabatan dengan negara-negara berkembang dan juga negara muslim seperti Iran, adalah prinsip yang diamanatkan oleh para 'founding fathers' untuk kami jaga dan laksanakan," ucapnya.

Luhut mengingatkan, menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional bukanlah tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Dia juga meminta diplomasi Indonesia harus dijalankan secara luwes, proaktif, dan selalu berorientasi pada penguatan ketahanan domestik.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal