Luhut Minta INA Disuntik Dana Rp50 Triliun, Purbaya: Nanti Beli Obligasi Lagi, Buat Apa?

Anggie Ariesta
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anggie Ariesta)

"Kalau dia butuh duit beneran, mau ekspansi beneran, kita dukung. Tapi, kalau masih banyak utangnya di bond, di obligasi, ngapain kita dukung? Nanti juga untuk beli obligasi lagi, tapi nanti saya pelajari," pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut menyoroti potensi besar INA sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) untuk menarik investasi asing. Luhut mengusulkan agar pemerintah menyuntikkan dana Rp50 triliun per tahun ke INA.

Dia mengatakan dana itu bisa berkembang menjadi Rp1.000 triliun dalam lima tahun.

"Kalau kita tarik investasi Rp50 triliun ke situ (INA) tiap tahun dari dana yang masih sisa di Bank Indonesia (BI) RP491 triliun, yang Rp200 triliun sudah ditaruh ke perbankan, itu kalau kita leverage bisa Rp1.000 triliun dalam lima tahun ke depan," kata Luhut di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Berapa Nomor WA Pak Purbaya? Berikut Info Resmi dan Cara Menghubunginya

57 tahun lalu

Oknum Bea Cukai Nakal, Terbanyak di 'Lapor Pak Purbaya' 

57 tahun lalu

Kanal Lapor Pak Purbaya Banjir Aduan Warga, Ini Kasus Paling Menonjol

57 tahun lalu

Momen Menkeu Purbaya Datang, Para Menko Langsung Kabur Tinggalkan Wartawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal