Lanudad Gatot Subroto Jadi Bandara Komersil, KSAD Koordinasi Kemenhub

Djibril Muhammad
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa saat menerima audiensi Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, Selasa (15/1/2019). (Foto: Dispenad)

"Dibanding Bandara Radin Inten II atau Bandara Sultan Mahmud Badarudin II milik Pemprov Sumsel, total sekitar tujuh Kabupaten di wilayah Sumsel maupun Lampung, yang mudah terjangkau dari Bandara milik Angkatan Darat ini," ujarnya.

Tidak hanya itu, Candra mengungkapkan, Lanudad Gatot Subroto juga bisa membuka konektivitas di daerah-daerah terpencil, terutama bagi Kabupaten Way Kanan. Keterhubungan dengan daerah-daerah terpencil itu juga sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo dilakukan pengembangan kawasan industri dengan nilai investasi mencapai puluhan triliun rupiah di daerah tersebut. Untuk itu, dalam acara tersebut Gubernur berharap agar Kasad dapat membantu melakukan percepatan sehingga Lanudad ini dapat digunakan," katanya.

Keputusan mantan KSAD Jenderal TNI Mulyono terkait status Lanudad Gatot Subroto yang melayani penerbangan sipil, dia menilai sangat strategis. Alasannya, Lanudad Gatot Subroto tidak hanya membantu masyarakat Provinsi Lampung namun juga Provinsi Sumsel.

"Ini akan sangat membantu 2.876 jiwa yaitu masyarakat di dua provinsi tersebut, dan terutama di tujuh Kabupaten yaitu Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Barat dan Pesisir Barat, OKU Timur, OKU Selatan dan OKU Induk. Tentu ini akan menjadi sejarah tersendiri," ujarnya.

Selain Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI Polana Banguningsih Pramesti, hadir dalam kegiatan tersebut Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, Irjenad Mayjen TNI Suko Pranoto, para Asisten Kasad, Danpuspenerbad, Kadispenad, Ketua DPRD Way Kanan, Kasrem 043/Gatam, Dandim 0427/Way Kanan, Komandan Lanudad Gatot Subroto Lampung dan Komandan Skadron Udara 12/Amur Jaya Yudha.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

57 tahun lalu

TNI AD soal Film Pesta Babi: Kami Tak Antikritik tapi Kritik Harus sesuai Fakta Lapangan

57 tahun lalu

Prajurit Bantu Polisi Buru Begal, TNI AD: Operasi Militer Selain Perang

57 tahun lalu

TNI AD Turun ke Jalan Buru Begal, Penindakan Disebut Tetap Kewenangan Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal