Kronologi Penangkapan Tersangka Utama Sindikat Penjualan Bayi, Diringkus saat Turun Pesawat

Agus Warsudi
Penyidik Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Jabar menangkap tersangka utama sindikat perdagangan bayi. (Foto: Polda Jabar).

BANDUNG, iNews.idTersangka utama kasus sindikat perdagangan bayi asal Jawa Barat, Lie Siu Luan alias Lily S alias Popo alias Ai (69), ditangkap oleh penyidik Subdit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Jawa Barat (Jabar). Lily S ditangkap sesaat setelah mendarat dari luar negeri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Jumat (18/7/2025). 

Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan menjelaskan kronologi penangkapan berawal berkat koordinasi dengan pihak imigrasi yang telah mencekal nama Lily sebagai buronan.

"Betul (Lily S) tersangka utama sindikat perdagangan bayi, ditangkap di Bandara Soekarno Hatta. Pas turun dari pesawat diamankan sama petugas imigrasi karena Ditreskrimum Polda Jabar telah berkoordinasi dengan imigrasi untuk mencekal ketiga DPO tersebut," kata Kombes Surawan saat dikonfirmasi, Jumat (18/7/2025).

Lily, kata dia sempat dinyatakan buron selama sepekan sejak 13 anggota sindikat ditangkap lebih dulu oleh polisi. Lily diduga menjadi agen penghubung utama yang mengatur perdagangan bayi dari Indonesia ke Singapura, sekaligus menjadi penyandang dana kegiatan ilegal ini.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
10 bulan lalu

Polisi Ungkap Tersangka Utama Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura, Lie Siu Luan alias Lily S

Nasional
10 bulan lalu

Tersangka Utama Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura Ditangkap, Pengendali dan Penyandang Dana

Megapolitan
6 hari lalu

Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Kargo Bandara Soetta Terbongkar, Perusahaan Rugi Rp1 Miliar

Nasional
10 hari lalu

Bareskrim Gandeng PPATK Buru Bos Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal