Kronologi Pembubaran Tawuran sebelum Afif Maulana Ditemukan Tewas di Jembatan Kuranji

Annastasya Rizqa
Penasihat Kapolri Irjen (Purn) Aryanto Sutadi mengungkapkan kronologi pembubaran tawuran sebelum Afif Maulana ditemukan tewas, seperti apa? (Foto: Official iNews/YouTube)

Saat berbalik badan, kata dia, Adit tak mendapati Afif berada di jembatan. Adit pun melaporkan ke polisi bahwa Afif melompat ke sungai.

"Setelah itu Afif sudah tidak ada, dia (Adit) bilang ke yang menangkap, 'Pak teman saya lompat'. Polisi yang diajak ngomong itu, 'Ah itu tinggi', enggak dihiraukan sama polisi ini," tutur dia.

Selanjutnya, kata dia, Adit dibawa bersama 17 orang lain ke Mapolsek Kuranji. Di sana, Adit dan teman-temannya dianiaya oleh sejumlah oknum polisi.

"Kemudian Aditya bersama dengan 17 yang tawuran tadi dibawa ke Polsek Kuranji. Di situlah anak Bhayangkara yang muda-muda itu main pukul, ditendang, suruh jalan jongkok, itu memang terjadi," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ali Ngabalin Sesalkan Kisruh Diskusi di UGM: Harusnya Jadi Ruang Dialog, Bukan Tanpa Konklusi

57 tahun lalu

PDIP Pertanyakan Format Diskusi di UGM: Ini Forum Dialog atau Monolog? 

57 tahun lalu

David Pajung Soroti Kisruh Diskusi di UGM, Sebut Kampus Harus Terbuka pada Perbedaan Gagasan

57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal