Pihak keluarga menyebutkan, korban sempat mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan setempat setelah kondisinya memburuk. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal.
Sehari sebelum meninggal dunia, korban masih dalam kondisi sakit dan menjalani pemeriksaan medis. Keesokan harinya, korban dinyatakan meninggal dunia di Samarinda.
"Sepatunya saya kasih dari waktu baru awal masuk sekolah (kelas 1)," ucapnya.
Pihak sekolah turut membantu proses penanganan hingga pemakaman, termasuk menyediakan fasilitas ambulans untuk kepentingan jenazah.