Kronologi Lengkap Penangkapan Edhy Prabowo

Faieq Hidayat
KPK menjelaskan kronologi OTT Edhy Prabowo (Foto: Sindo)

Sementara itu berdasarkan data kepemilikan, pemegang ACK terdiri dari AMR dan AMD yang diduga merupakan nominee Edhy serta YSA.

Uang yang masuk ke rekening ACK diduga berasal dari beberapa perusahaan eksportir benih lobster tersebut, selanjutnya ditarik dan masuk ke rekening AMR dan AMD, masing-masing dengan total Rp9,8 miliar.

Selanjutnya pada 5 November 2020, diduga ada transfer dari rekening AMD ke rekening salah satu bank atas nama AF sebesar Rp3,4 miliar, sebagiannya yakni Rp750 juta digunakan untuk belanja di Honolulu, Hawaii, AS, pada 21 sampai 23 November 2020, Barang yang dibeli adalah jam tangan rolex, tas Tumi dan LV, serta baju Old Navy.

Selain itu ada pula uang tunai 100.000 dolar AS dari SJT yang diterima melalui SAF dan seseorang berinsial AM.

Aliran dana juga masuk ke perusahaan Gardatama Security sebesar Rp5,7 miliar serta SAF dan APM sebesar Rp436 juta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

KPK Pertimbangkan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Bea Cukai usai Perkara Bos Blueray Cargo Inkrah

22 jam lalu

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Dinyatakan Case Closed, Ini Penjelasan KPK

24 jam lalu

KPK soal Laporan Raja Juli terkait Amplop Bupati Kuansing: Nominal Tak Diketahui

1 hari lalu

KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri soal Jadi Perantara Penerimaan Uang Bupati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal