Kronologi Kematian dr Myta Memilukan, Masih Jaga Meski Sudah Diinfus dan Napas Sesak

Niko Prayoga
Plt Dirjen Inspektorat Kementerian Kesehatan, Rudi Supriatna Nata Saputra mengatakan, keluhan batuk, pilek dan demam mulai disampaikan dr Myta kepada rekannya pada 1 April 2026. (Foto: Niko Prayoga)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil investigasi terkait meninggalnya dr Myta Aprilia Azmi, dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi. Dari hasil investigasi tersebut, dr Myta diketahui sempat mengeluhkan sakit kepada sesama rekan internship hingga meminta bertukar jadwal jaga karena kondisinya semakin memburuk.

Dalam pemaparan investigasi, Kemenkes turut memutar empat voice note atau catatan suara yang dikirimkan almarhumah kepada rekan sesama dokter internship. Salah satu voice note berisi keluhan pilek dan demam panas yang dirasakan dr Myta sejak beberapa hari sebelum kondisinya memburuk.

“Kok keliatan sakit nian gitu, iya bang Myta pilek demam panas nih, silau ndak bisa buka mata,” demikian penggalan isi voice note tersebut, dikutip Kamis (7/5/2026).

Plt Dirjen Inspektorat Kementerian Kesehatan, Rudi Supriatna Nata Saputra mengatakan, keluhan batuk, pilek dan demam mulai disampaikan dr Myta kepada rekannya pada 1 April 2026. Menurutnya, kondisi sakit tersebut sebenarnya sudah muncul sejak 26 Maret dan sempat ditangani dengan pengobatan mandiri.

“Jadi dokter Myta sudah sakit semenjak tanggal 31 Maret. Jadi dokter Myta ini menyampaikan keluhannya ke dokter M yang merupakan rekan isip (internship) di tanggal 1 April,” kata Rudi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Investigasi terkait Kematian Dokter Icha, Kemenkes Temukan Lemahnya Pengamanan di IGD

57 tahun lalu

5 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Kemhan-Kemenkes Bentuk Tim Investigasi

57 tahun lalu

Nestapa Dokter Muda di Indonesia Dibongkar Menkes, Rentan Alami Bully Senior!

57 tahun lalu

Banyak Dokter Alami Perundungan, Menkes Minta Ada Perlindungan Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal