KPU Diminta Majukan Jadwal Debat Capres-Cawapres Putaran Kelima

Felldy Aslya Utama
Capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno. (Foto: Antara)

"Dalam hal ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk melakukan refleksi baik individu maupun kelompok untuk menentukan pilihan pada pasca-debat," ujar mantan menteri riset dan teknologi (menristek) era Gus Dur ini.

Hikam menambahkan, bagi KPU, mengajukan jadwal debat menjadi 8 atau 10 April 2019 juga berarti memberi waktu untuk menyiapkan pelaksanaan pencoblosan secara serentak untuk pertama kalinya dalam sejarah Pemilu Indonesia.

Dia menjelaskan, debat capres dan/atau cawapres merupakan salah satu komponen terpenting dalam sebuah rangkaian Pilpres. Debat juga merupakan wahana bagi para paslon untuk menunjukkan dan meyakinkan kepada rakyat Indonesia untuk mengetahui secara langsung apa yang menjadi platform masing-masing paslon jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.

"Debat juga menjadi tolok ukur utama terkait dengan kapasitas dan kapabilitas paslon dalam mengkomunikasikan gagasan mereka, termasuk menjawab permasalahan yang mungkin muncul dari pemangku kepentingan, baik penyelenggara negara maupun warga negara," tuturnya.

Dia mengungkapkan, pengaturan jadwal debat juga harus mencerminkan semangat yang tinggi untuk memberi kesempatan kepada capres-cawapres melakukan persiapan dan pelaksanaan serta bagi rakyat utk mencerna dan memahami inti pesan dalam debat.

"Sebab acara debat juga merupakan medium pembelajaran dan/atau pendidikan politik bagi warga negara, khususnya generasi muda," ujar Hikam.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
19 hari lalu

KPU RI Ungkap Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan ke Publik saat Pilpres

Nasional
19 hari lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Nasional
26 hari lalu

Respons KPU soal KIP Kabulkan Gugatan Bonatua terkait Sengketa Ijazah Jokowi

Buletin
27 hari lalu

Bonatua Menang Gugatan di KIP, KPU Wajib Buka Salinan Ijazah Jokowi ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal