KPU Bahas Besaran Santunan untuk Anggota KPPS Meninggal saat Bertugas

Antara
Ketua KPU Arief Budiman. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

Dia mengungkapkan, jauh sebelum pemilu berlangsung, KPU telah mengajukan usulan asuransi untuk anggota KPPS, tetapi ditolak oleh pemerintah. Setelah tahapan pemilu berjalan, dan ditemukan banyak kejadian anggota KPPS yang meninggal KPU kembali mengusulkan. “Tapi bentuknya tidak lagi asuransi, tapi santunan,” ucap Arief.

Terkait mekanisme penyaluran santuntan nanti seperti apa, lanjut Arief, yang perlu dibahas bagaimana meninggalnya, apakah meninggal sedang bertugas, bagaimana kecelakaannya dan bagaimana sakitnya. Untuk anggaran santunan, KPU telah mendapatkan persetujuan untuk mengambil dari pos-pos yang ada.

“Misalnya, kita bisa colek anggaran dari pos anggaran seperti logistik. Kan kita hemat banyak tuh, bisa kita ambil,” kata Arief.

Sejauh ini tercatat 12 petugas KPPS di Jawa Barat meninggal dunia saat bertugas, tiga di Lampung, dan delapan di Jawa Tengah. Selain itu, sedikitnya ada 10 polisi yang meninggal dunia karena kelelahan mengawal pemilu serentak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Penampakan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, bakal Diunggah Bonatua ke Medsos Malam Ini

Nasional
1 hari lalu

Akhirnya, Bonatua Kantongi Ijazah Jokowi Tanpa Sensor dari KPU

Nasional
20 hari lalu

KPU RI Ungkap Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan ke Publik saat Pilpres

Nasional
20 hari lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal