KPK Bakal Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi Proyek Bioflok di KKP

Ariedwi Satrio
KPK telah menerima laporan dugaan korupsi proyek Bioflok di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan pihaknya telah menerima laporan dugaan korupsi proyek Bioflok di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dia menyebutkan KPK bakal menindaklanjuti laporan dugaan korupsi tersebut.

"Terkait laporan pengaduan setelah kami cek benar telah diterima KPK. Pihaknya memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan lebih dahulu memverifikasi dan menelaah terhadap data laporan tersebut," ujar Ali saat dikonfirmasi, Jumat (18/12/2020).

Dia menjelaskan, proses tindaklanjut laporan tersebut cukup panjang. Laporan akan dilakukan proses verifikasi serta penelaahan lebih jauh sebelum dikumpulkan bukti serta keterangan lain.

"Verifikasi dan telaahan agar diketahui apakah pengaduan tersebut sesuai ketentuan UU yang berlaku masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK," katanya.

Sekadar informasi, laporan dugaan korupsi program bioflok di KKP itu berasal dari pengaduan perwakilan pengusaha Papua sekaligus pemilik CV Manokwari Membangun, Dony Andrian. Dia membuat laporan terkait dugaan korupsi dan monopoli pada program nasional budi daya ikan sistem bioflok di Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya KKP.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pernah Ditolak, Asrul Azis Tersangka Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan lagi

19 jam lalu

KPK Pertimbangkan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Bea Cukai usai Perkara Bos Blueray Cargo Inkrah

2 hari lalu

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Dinyatakan Case Closed, Ini Penjelasan KPK

2 hari lalu

KPK soal Laporan Raja Juli terkait Amplop Bupati Kuansing: Nominal Tak Diketahui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal