Korban Meninggal Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah jadi 7 Orang 

Binti Mufarida
Jumlah korban meninggal insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur bertambah jadi 7 orang. (Foto: iNews.id/Aldhi Candra)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin mengungkapkan sebanyak 7 orang meninggal dunia akibat insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Sedangkan, 81 orang mengalami luka-luka.

Menurut Bobby, saat ini masih ada 3 orang yang terperangkap di dalam kereta.   

“Saya mengupdate jumlah korban yang terjadi kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 orang. Dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang. Dan yang ada masih terperangkap itu sekitar 3 orang, yang terperangkap di dalam kereta,” ucap Bobby saat Konferensi Pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). 

Ia menjelaskan proses evakuasi berlangsung cukup lama dan sudah berlangsung selama 8 jam. Dia memastikan bahwa pelaksanaan evakuasi dilakukan dengan kehati-hatian. 

“Kita lakukan hati-hati sekali, sangat hati-hati sekali nanti kepala Basarnas yang akan menjelaskan teknis pelaksanaan kehati-hatian kita dalam melaksanakan evakuasi dari korban,” ujar Bobby. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhub Ungkap Kecelakaan KRL di Bekasi Timur Terjadi 4 Menit usai Taksi Mogok

57 tahun lalu

Sopir Taksi Green SM yang Tertabrak KRL di Bekasi Timur Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

KNKT Ungkap KA Argo Bromo Mulai Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

57 tahun lalu

KNKT Belum Bisa Pastikan Kapan Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Selesai, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal