Korban Bencana Sumatra Bisa Pilih Lokasi Pembangunan Huntap atau Relokasi Kolektif

Jonathan Simanjuntak
Pembangunan huntara di Aceh Tamiang melibatkan tenaga kerja lokal yang terdampak banjir sekaligus sebagai upaya pemulihan ekonomi. (Foto: Ist)

Meski skema pembangunan berbeda, Tito memastikan bantuan maksimal yang diterima warga untuk huntap mencapai Rp60 juta. Pemerintah merancang bantuan rumah rusak ringan sebesar Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, serta rusak berat atau hilang Rp60 juta.

"Jadi yang rumahnya nggak bisa dipakai lagi, (bantuannya) hunian tetap, itu namanya kita singkat huntap, yang indeksnya Rp60 juta," ucapnya.

Tito menambahkan, selama pembangunan huntap berlangsung, masyarakat dapat memilih apakah hendak tinggal di hunian sementara yang telah disiapkan pemerintah atau mengontrak sendiri, termasuk tinggal bersama keluarga.

Bagi warga yang memilih tidak menetap di hunian sementara, pemerintah akan memberikan bantuan tambahan berupa dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp800.000 per bulan. Dana tersebut dibayarkan sekaligus untuk tiga bulan pertama.

Sementara itu, mereka yang memanfaatkan hunian sementara pemerintah tidak akan menerima DTH. Dana tersebut tidak diberikan lantaran hunian sementara telah dilengkapi fasilitas dapur bersama.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

1.300 Unit Huntara Korban Bencana Sumatra Diresmikan, Terbanyak di Pidie Jaya

Nasional
12 hari lalu

Gibran Tinjau 3 Lokasi Huntara di Aceh, Pastikan Bantuan Terpenuhi

Sumut
14 hari lalu

Kasum TNI Targetkan Pembangunan Huntara di Tapanuli Selatan Rampung 14 Februari

Yogya
15 hari lalu

Korban Longsor Cilacap Terima 17 Huntara, Pemerintah Siapkan Huntap untuk 56 KK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal