Konsumsi Gula Berlebih Bikin Kasus Gagal Ginjal Meroket di Indonesia, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak muda minum minuman manis kekinian. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) berlebih ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga membebani sistem kesehatan nasional. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membeberkan faktanya.

Kemenkes mengungkapkan, salah satu dampak paling nyata adalah melonjaknya kasus gagal ginjal di Indonesia. Masalah kesehatan ini memberi beban cukup berat bagi sistem kesehatan nasional.

Berdasarkan data yang disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, beban pembiayaan untuk penyakit gagal ginjal meningkat lebih dari 400 persen. Pada 2019, biaya yang dikeluarkan tercatat sebesar Rp2,32 triliun, namun melonjak drastis menjadi Rp13,38 triliun pada 2025.

Lonjakan ini tidak lepas dari pola konsumsi masyarakat yang tinggi gula, garam, dan lemak. Kebiasaan tersebut berkontribusi pada munculnya berbagai penyakit tidak menular seperti obesitas, hipertensi, penyakit jantung, stroke, hingga diabetes tipe 2.

"Kondisi ini menunjukkan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman," ujar Menkes.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kemenkes Resmi Wajibkan Label Nutri Level demi Cegah Konsumsi Gula Berlebih

Nasional
9 hari lalu

Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Terbit, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan

Nasional
10 hari lalu

Kemenkes Tanggapi Kisruh Banner Film Aku Harus Mati yang Kontroversial

Health
7 jam lalu

Cegah Diabetes dari Sekarang! Cek Kesehatan Gratis Langkah Awal Deteksi Dini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal