Konflik Lahan PT SSL, Bupati Siak Mengaku Siap Diperiksa!

Banda Haruddin Tanjung
Bupati Siak Afni Zulkifli menyatakan kesiapan diperiksa sebagai saksi dalam konflik PT SSL. (Foto: MPI/Banda Haruddin Tanjung)

"Sebab rakyat pasti akan mempertahankan periuk nasinya," ucapnya.

Untuk meredam konflik jangka panjang, Afni menyarankan agar PT SSL membuka peluang kerja sama pola kemitraan dengan warga Desa Tumang.

"Mari kita cari solusi bersama. Saya kira pola kemitraan bisa jadi jalan keluar agar masyarakat juga sejahtera tanpa harus berselisih dengan perusahaan," kata Afni.

Sementara itu, polisi telah menetapkan tersangka baru dalam kasus perusakan fasilitas PT SSL. Dua nama yang diduga sebagai cukong, berinisial A dan YC telah diperiksa Polda Riau.

"Penambahan tersangka baru penyerangan dan perusakan fasilitas milik PT SSL inisial A. Iya ada (perintah dan dana dari cukong), keterangan itu masih kita dalami," kata Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan.

Keduanya diketahui memiliki kebun sawit di konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT SSL. YC disebut menguasai 150 hektare, sementara A menguasai 90 hektare.

Konflik memuncak pada Rabu, 11 Juni 2025, ketika massa menyerang dan membakar rumah karyawan, klinik, kendaraan dan fasilitas lain milik PT SSL. Kerusuhan dipicu sengketa lahan antara warga dan perusahaan yang belum menemukan titik temu.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dan memperjelas peran para cukong di balik penguasaan lahan HTI secara ilegal.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Riau Wanti-wanti Bupati Siak soal Konflik Lahan PT SSL, Ada Cukong Bermain!

57 tahun lalu

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Pembakaran Kantor SSL Siak Riau

57 tahun lalu

Rusuh di PT SSL Siak Riau: 5 Orang Jadi Tersangka, Puluhan Fasilitas Hangus Terbakar!

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 8 Orang Buntut Kerusuhan di Siak, 4 Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal