Komisi I DPR Tolak Aneksasi Israel di Tepi Barat

Felldy Aslya Utama
Antara
Palestina putus hubungan koordinasi keamanan dengan Israel menyusul rencana Tel Aviv mencaplok wilayah berpenghuni di Tepi Barat. (foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Komisi I DPR mengambil sikap tegas terkait aksi Israel di Tepi Barat, Palestina. Komisi yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika serta intelijen ini menentang upaya Israel di Tepi Barat.

Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari mengatakan komisinya menolak upaya yang merupakan legalisasi penjajahan Israel atas Palestina. "Perampasan Tepi Barat akan menambah daftar panjang pelanggaran hak asasi manusia di Palestina terhadap masyarakat sipil terutama perempuan dan anak-anak," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Komisi I DPR, menurut dia, mencermati situasi terkini di Timur Tengah terkait rencana aneksasi Israel untuk menduduki dan memperluas pemukiman bagi warga Israel di wilayah pendudukan Palestina. Wilayah tersebut meliputi sebagian besar Lembah Yordan yang merupakan sepertiga dari wilayah Tepi Barat dan Bagian Utara Laut Mati.

Okupasi militer Israel atas wilayah tersebut, Abdul Kharis menilai, tidak hanya akan melibatkan Israel dan Palestina namun semakin mempersulit penyelesaian konflik Palestina-Israel, memperuncing instabilitas kawasan dan berdampak pada situasi global.

"Komisi I DPR memandang aneksasi Israel atas Tepi Barat dan Lembah Yordan adalah cita-cita penjajah Israel untuk menyita seluruh tanah Palestina dan memusnahkan bangsa Palestina," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
2 jam lalu

Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji

8 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

21 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

23 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal