Komdigi Ungkap Konten Anarkisme Live Streaming Dimonetisasi hingga Terhubung Jaringan Judol

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi live streaming. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid melaporkan, Komdigi menerima banyak laporan dari masyarakat terkait provokasi di ruang digital. Terutama dalam live streaming di platform digital. 

Di fitur tersebut, banyak konten berisi ajakan penjarahan, penyerangan, dan penyebaran isu SARA. Aksi kekerasan diperlihatkan secara gamblang dan ini dimonetisasi. 

"Konten kekerasan dan anarkisme disiarkan secara langsung (live streaming) dan dimonetisasi lewat fitur donasi maupun gifts bernilai besar," kata Meutya dalam pernyataan resminya di Instagram, dikutip Senin (1/9/2025).

Menteri Komdigi Meutya Hafid. (Foto: Instagram)

"Beberapa akun yang terlibat terhubung dengan jaringan judi online," tambahnya. 

Meutya mengatakan adanya kekhawatiran mengenai cepatnya penyebaran informasi yang tidak benar di ruang digital. Hal tersebut dapat menenggelamkan informasi yang benar, pun masukan dan kritikan yang konstruktif.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update! Live TikTok Masih Diblokir hingga Senin 1 September 2025

57 tahun lalu

Live TikTok Masih Diblokir hingga Minggu 31 Agustus 2025

57 tahun lalu

TikTok Live Dimatikan, Netizen: Kek Mana Kami Jualan Kalau Live Dimatikan?

57 tahun lalu

Komdigi soal Instagram Down saat Demo Mahasiswa: Gangguan juga Terjadi di Negara Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal