Komdigi Beri Peringatan Keras ke Wikipedia, Ini Alasannya!

Muhammad Sukardi
Menkomdigi Meutya Hafid. (Foto: Istimewa)

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah sebelumnya telah memberikan waktu yang cukup panjang sejak November 2025. Bahkan, Wikimedia beberapa kali mengajukan perpanjangan waktu yang telah dikabulkan.

Namun hingga pertengahan April 2026, platform tersebut belum juga menyelesaikan kewajiban administrasi tersebut. Dalam catatan Komdigi, Wikimedia juga sempat tidak memberikan respons atas rencana pemblokiran yang disampaikan pemerintah.

Alexander menegaskan, pendaftaran PSE merupakan kewajiban bagi seluruh platform digital yang beroperasi di Indonesia, baik lokal maupun asing. Aturan ini mencakup berbagai layanan, mulai dari media sosial, e-commerce, hingga mesin pencari.

"Pendaftaran PSE tidak dipungut biaya dan diberlakukan setara terhadap semua platform, termasuk yang bersifat nirlaba seperti Wikimedia," katanya.

Ia menambahkan, kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum serta melindungi data dan kepentingan pengguna di Indonesia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Rating Game IGRS di Steam, Komisi I DPR Dukung Komdigi Investigasi

57 tahun lalu

Komdigi Ungkap Rating Game di Steam Bukan dari Pemerintah, Klasifikasi Tidak Akurat

57 tahun lalu

Kecepatan Data hingga 110 Mbps, Komdigi Pastikan Jaringan Telekomunikasi Stabil saat Arus Balik Lebaran 

57 tahun lalu

Komdigi Target 300 Ribu Registrasi SIM Biometrik per Hari, Ini Tujuannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal