KNKT Ungkap KA Argo Bromo Mulai Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Felldy Aslya Utama
KNKT mengungkapkan bahwa masinis KA Argo Bromo Anggrek sebenarnya sudah mulai mengerem kereta sekitar 1,3 km sebelum menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: iNews.id/Aldhi Candra)

Sayangnya, kata dia, masinis tidak melakukan pengereman maksimum karena informasi yang diterima dari pusat kendali hanya meminta pengereman secara bertahap sambil terus membunyikan klakson.

“Tapi karena dia tahunya di komunikasi pusat kendali ada temperan di JPL 85, kamu berjalan direm dikit-dikit dan banyak-banyak semboyan 35 artinya banyak banyak klakson, jadi masinis tidak melakukan pengereman maksimum,” tuturnya.

Penjelasan itu kembali disela oleh Lasarus dengan menyoroti adanya selisih jarak sekitar 300 meter apabila pengereman maksimal dilakukan sejak awal.

“Padahal kalau dia ngerem benar 900-1 km sudah bisa berhenti?” tanya Lasarus. 

“Iya,” jawab Soerjanto.

Kendati demikian, KNKT menegaskan bahwa pihaknya belum sampai pada kesimpulan investigasi untuk bisa menyampaikan hasil akhirnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KNKT Belum Bisa Pastikan Kapan Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Selesai, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Kronologi Sopir Taksi Online Bisa Selamat dari Tabrakan KRL di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

57 tahun lalu

Terungkap! Taksi Online yang Tertabrak KRL di Bekasi Timur Belum Diservis hingga 24.000 Km

57 tahun lalu

TASPEN Salurkan Manfaat bagi Nakes RSCM, Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal