Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KNKT Belum Bisa Pastikan Kapan Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Selesai, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

KNKT Ungkap KA Argo Bromo Mulai Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:38:00 WIB
KNKT Ungkap KA Argo Bromo Mulai Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
KNKT mengungkapkan bahwa masinis KA Argo Bromo Anggrek sebenarnya sudah mulai mengerem kereta sekitar 1,3 km sebelum menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: iNews.id/Aldhi Candra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan bahwa masinis kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek sebenarnya sudah mulai mengerem kereta sekitar 1,3 kilometer (km) sebelum menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Hal ini diungkapkan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam rapat bersama Komisi V DPR, Kamis (21/5/2026). Rapat tersebut membahas secara khusus kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

“Masinis sudah mulai ngerem di 1,3 km sebelum lokasi tabrakan pak. Dia tahunya karena diinformasikan oleh PK Timur, pengendali jalur antara Manggarai sampai Cikampek,” ucap Soerjanto dalam paparannya.

Lalu, penjelasan itu diinterupsi oleh Ketua Komisi V DPR Lasarus yang mempertanyakan apakah jarak pengereman tersebut cukup untuk menghentikan laju kereta, sebelum terjadi tabrakan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Soerjanto menerangkan, jika masinis melakukan pengereman maksimal, KA Argo Bromo Anggrek seharusnya bisa berhenti dalam jarak sekitar 900 meter hingga 1 km.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut