Serda Hamdani diketahui telah bertugas di Papua sejak tahun 2024. Sebelumnya, ia memiliki rekam jejak kedinasan di Batalyon 726 Bone dan pernah menjadi Babinsa di Kabupaten Soppeng. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil.
Hingga saat ini, pihak keluarga di Maros masih terus berkoordinasi dengan kesatuan almarhum untuk kepastian jadwal pemulangan jenazah. Rencananya, Serda Hamdani akan dimakamkan secara militer di kampung halamannya sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian terakhirnya kepada NKRI.