KJRI New York Imbau WNI Hindari Kerumunan Massa jelang Pilpres AS

Riezky Maulana
KJRI New York mengimbau warga negara Indonesia (WNI) menghindari kerumunan massa yang berpotensi menjadi lokasi unjuk rasa atau kerusuhan jelang Pilpres AS. (Foto: ilustrasi/AFP).

JAKARTA, iNews.id – Konsulat Jendera Republik Indonesia di New York menerbitkan surat imbauan bagi warga negara Indonesia (WNI) di wilayah kerja KJRI untuk merespons Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pipres AS) pada Selasa (3/11/2020). KJRI New York mengimbau antara lain agar WNI menghindari kerumunan massa.

Surat Imbauan bernomor 223/Kons/New York/XI/2020 tanggal 1 November 2020 ini merupakan langkah antisipasi dampak perkembangan situasi Pilpres AS bagi WNI di wilayah kerja KJRI New York yang meliputi Negara Bagian Connecticut, Delaware, Maryland, Maine, Massachusets, New Hampshire, New Jersey, New York, North Carolina dan South Carolina. Kemudian, Pennsylvania, Rhode Island, Vermont, Virginia dan West Virginia.

Surat imbauan berisi lima poin. Pertama, warga Indonesia diimbau untuk senantiasa menyikapi dan mengikuti perkembangan situasi Pilpres AS dengan tenang, namun dengan tetap mengedepankan sikap kehati-hatian dan kewaspadaan.

“Warga masyarakat Indonesia diimbau untuk sejauh mungkin menghindari tempat-tempat kerumunan massa atau tempat-tempat rawan lainnya yang dinilai berpotensi menjadi lokasi berlangsungnya aksi unjuk rasa atau kerusuhan,” bunyi surat imbauan tersebut, Senin (2/11/2020).

Ketiga, masyarakat Indonesia diimbau untuk selalu memantau pemberitaan media resmi (mainstream) atau imbauan lembaga berwenang terkait perkembangan situasi Pilpres AS dan perkembangan situasi keamanan setempat.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Kargo Golden Star 1 Berawak 9 WNI Tenggelam di Selat Singapura, 107 Kontainer Hanyut

57 tahun lalu

Kemenkum Terima 335 Permohonan Naturalisasi, 717 Orang Berkewarganegaraan Ganda Ajukan Jadi WNI

57 tahun lalu

8.000 Orang Ingin Cabut Status WNI, Kemenkum Ungkap Rata-Rata Alasannya

57 tahun lalu

Kemendikti Segera Koordinasi dengan Aparat Hukum soal Pemalsuan Riset, Harap Pelaku Ditindak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal