Kisah Sniper Perempuan Paling Mematikan di Dunia, 309 Pasukan Musuh Dibunuh

Faieq Hidayat
Sniper perempuan Rusia, Lyudmila Pavlichenko. (Foto IG).

Tapi perempuan yang dijuluki lady death tak menyerah, dia menunjukkan sertifikat kejuaraan menembak akhirnya diterima. Setelah lulus pendidikan sniper perempuan yang diikuti 2.000 perseta, dia ditugaskan mempertahankan bukit strategis. Senjata yang digunakan senapan runduk model 1891/30 sniper rifle teleskop yang efektif menjangkau sasaran 500 meter. 

Komandan tertinggi Rusia memerintah untuk segera menyelamatkan nyawa Lyudmila karena terluka di Sevastopol yang berada di Semenanjung Crimea. 

Usai perang dunia II, Lyudmila diangkat sebagai pahlawan. Dalam kunjungan ke negara barat seperti Amerika Serikat dan Kanada diterima sebagai tamu kehormatan atas jasa kepahlawanan melawan pasukan Nazi Jerman.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
2 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Buletin
3 hari lalu

Rusia Tegaskan Dukungan Program Nuklir Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Nasional
4 hari lalu

Pemerintah Bangun KEK Gudang Minyak Raksasa di Sumatra Gandeng Rusia

Nasional
5 hari lalu

Putin Yakin Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal