Keluarga terakhir kali bertemu dengan Farizal saat Lebaran 2025. Setelah itu, dia kembali berdinas di Aceh sebelum ditugaskan ke Lebanon dalam misi PBB.
Ayah almarhum, Senam, menyebut anaknya memang lama bertugas di Aceh sebelum berangkat ke luar negeri.
“Sejak dulu dinas di Aceh,” kata Senam.
Dia juga menjelaskan bahwa Farizal berangkat ke Lebanon setelah momen Lebaran tahun lalu.
“Berangkat ke Lebanon setelah lebaran lalu,” katanya.
Pemerintah Indonesia memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak PBB untuk proses pemulangan jenazah atau repatriasi. Selain itu, perhatian juga diberikan kepada prajurit yang terluka.