Kisah Perjuangan Felisha dan Henrikus, Mahasiswa dari 3T yang Kuliah di ITB

Puti Aini Yasmin
Felisha, Mahasiswa asal 3T yang Kuliah di ITB (screenshot ITB)

Selain itu, ia mengaku masa transisi dari SMA ke kuliah membuatnya sulit mengatur waktu. Saat menjadi mahasiswi, ia harus bisa membagi waktu antara belajar, mengerjakan tugas, mengikuti kegiatan nonakademik, dan bersosialisasi dengan teman.

Namun, kesulitan yang Felisha temui dapat diatasi dengan baik. Hal itu sebab ada program pendampingan yang disediakan oleh ITB sangat membantu Felisha.

“Saya curhat dengan dosen wali, kemudian beliau memberi saya motivasi untuk meneruskan perjalanan di ITB. Selain itu, banyak dosen dari kelas afirmasi yang mendampingi,” tutur Felisha dikutip Kamis (15/6/2023).

Senada dengan itu,  Henrikus yang berasal dari Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengaku kendala belajar. Proses adaptasi yang harus ia jalani untuk mengenal lingkungan perantauannya ini cukup menyulitkan pada awalnya.

Begitu pula dengan masa transisi antara SMA dan kuliah yang berbeda. Sebagai mahasiswa afirmasi, Henrikus juga menerima program pendampingan yang difasilitasi oleh ITB. Ia pun merasa terbantu dengan pendampingan akademik yang diberikan oleh tutor akademik.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Fulviana Berhasil Lulus Kedokteran UGM di Usia 20 Tahun, Ini Rahasianya

57 tahun lalu

Singgung Blackout Sumatra, Pakar ITB Sebut Perubahan Iklim jadi Tantangan Baru Stabilitas Listrik

57 tahun lalu

Rahasia Siti Jadi Wisudawan Terbaik UPI: Konsisten Baca Jurnal 10 Menit Sehari

57 tahun lalu

Pakar ITB Ungkap Dugaan Penyebab Blackout Massal di Sumatra, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal