“Dia memakai baret ungu, baju hijaunya sudah terlihat belel, tapi sangat rapi karena disetrika, bahkan dikanji. Kopelnya sangat mengkilat. Demikian pula sepatunya,” kata Prabowo dalam buku biografinya berjudul ‘Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto’.
Danjen Kopassus ini menerangkan, Letnan KKO Azwar Syam merupakan Komandan Kompi 2 Batalyon C4. Atasannya langsung itu dikenal sangat tegas.
Prabowo mengingat, Azwar merupakan orang pertama yang menempelengnya, di luar orang tua.
Dia mengingat orang tuanya menempeleng ketika dirinya masih kecil, mungkin ketika itu karena nakal.
Setelah menginjak masa SMP dan SMA, tidak pernah lagi kedua orang tua menempelengnya. Namun, di Akmil kini dia merasakan lagi tempelengan di kepala itu.