Kisah Keberanian Sukarno Salat di Rusia Bikin Kagum, Namanya Dipakai Satu Keluarga hingga Generasi Ke-4

Maria Christina Malau
Presiden Sukarno saat berkunjung ke St Petersburg, Rusia. (Foto: KBRI Moskow)

Wajar saja dia terkejut melihat Sukarno. Di zaman itu, Uni Soviet melarang kegiatan beragama, termasuk salat bagi umat Islam. Umat beragama harus beribadah secara diam-diam.

Musa Gashimovich diam-diam kagum pada Presiden Sukarno karena berani meminta izin untuk salat zuhur. Apa yang dilakukan oleh Sukarno sangat luar biasa, di luar pikiran kebanyakan orang Rusia ketika itu, termasuk Musa. 

Ternyata kekaguman Musa Gashimovich pada Sukarno juga sangat besar. Dia sampai menamai anaknya yang lahir pada 1962, Sukarno, tepatnya Sukarno Musaevich atau Sukarno bin Musa. 

Kisah Nikita Khrushchev ini diceritakan oleh M Wahid Supriyadi​ yang masih menjabat Duta Besar LBBP RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus pada 2019. Dia mengetahui sejarah ada keluarga bernama Sukarno di Rusia dari Abdulaev Ibragimgadzi, Kepala Pusat Nusantara, yang diresmikannya pada 26 Maret 2019.

"Menurut Abdulaev, Musa sempat menulis surat kepada KBRI Moskow kala itu untuk meminta izin memberi nama anaknya "Sukarno", tapi tidak pernah dijawab," tulis M Wahid Supriyadi​," dikutip iNews.id dari situs resmi Kemlu, Senin (7/3/2022).

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal