Kisah Keberanian Sukarno Salat di Rusia Bikin Kagum, Namanya Dipakai Satu Keluarga hingga Generasi Ke-4

Maria Christina Malau
Presiden Sukarno saat berkunjung ke St Petersburg, Rusia. (Foto: KBRI Moskow)

JAKARTA, iNews.id - Sukarno, Presiden pertama RI meninggalkan jejak mendalam di Rusia karena keberaniannya. Kedatangannya pada Juni 1961 di negara yang dulu bernama Uni Soviet itu bahkan membuat warga Rusia menamai anaknya Sukarno dan berlangsung hingga generasi keempat.

Nama warga Rusia tersebut Musa Gashimovich. Dia warga Dagestan, salah satu negara bagian dalam Federasi Rusia dan merupakan republik terbesar di Rusia yang terletak di utara Kaukasus.

Saat itu, Musa yang menjabat sebagai ketua kelompok tani atau kolkhoz menghadiri sidang Partai Komunis di Kremlin. Sidang Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet digelar pada hari Jumat. 

Sejumlah kepala negara hadir di sana, termasuk Presiden pertama Indonesia, Sukarno. Ketika sidang masih berlangsung dan waktunya zuhur, Soekarno tiba-tiba berdiri. Dia meminta izin kepada Sekjen Partai Komunis, Nikita Khrushchev, meninggalkan ruangan untuk menunaikan salat. 

Nikita Khrushchev pun mengizinkan Sukarno meninggalkan ruangan sidang. Aksi Sukarno rupanya membuat kader Partai Komunis, Musa Gashimovich kaget. Dia nyaris tidak percaya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal