Mahasiswi berkacamata ini pernah tergabung di beberapa organisasi seperti tim robot underwater Banyubramanta dan National Association of Corrosion Engineers (NACE) Student Chapter ITS. Baginya, pengalaman tersebut juga penting untuk mengembangkan diri.
“Tak kalah penting, pengalaman magang juga banyak saya ikuti untuk memperkuat kompetensi diri,” tutur dia.
Mahasiswi kelahiran Kediri ini memgaku bidang ilmu perkapalan telah menjadi program studi impiannya. Lahir dan besar di lingkungan yang melek akan kemaritiman, membuat Salsa percaya bahwa kontribusi generasi muda dalam dunia maritim juga sangat diperlukan.
Oleh karena itu, Salsa mengaku ingin berkarier sesuai dengan kompetensi dan pengalamannya selama ini. Ia bahkan membuat judul Tugas Akhir (TA) yaitu Optimasi Pemilihan Propeller Akibat Penggantian Mesin Induk Kapal Dharma Rucitra 3.
Berkat hal itu, ia mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,56.
“Jika ada keinginan, selalu yakin pasti bisa terjadi atas seizin Allah, yang terpenting bagi kita adalah senantiasa berdoa dan berusaha,” kata dia memotivasi.