"Pas ada kejadian lain itu (KRL tabrak taksi), yang lain itu berdiri, pada kepo. Tapi anak saya ya sudah diem-diem saja, sebentar langsung ada tubrukan seperti itu," ungkap Rahmat.
Akibat insiden tersebut, Afna mengalami luka di bagian wajah dan harus menjalani tindakan medis dengan total 20 jahitan. Kini, kondisinya berangsur membaik.
"Alhamdulillah sudah membaik pascaoperasi, sudah bisa bercanda lah, sudah bisa makan, nelpon dan segala macam," sambungnya.
Seiring kondisi yang semakin stabil, pihak keluarga berencana memindahkan Afna ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring agar lebih dekat dengan rumah.
"Di sini nyaman, di sini bagus kok pelayanannya. Makanya saya minta pindah buat deket-deket sama rumah itu aja. Karena rumah saya di Kebayoran Lama. Kalau saya, saya ke sini kurang lebih 1 jam-an lah," tutur Rahmat.