Kisah Brigjen TNI Iwan Setiawan, Jenderal Bintang Satu Penakluk Puncak Everest

Rizki Maulana
Danrem 173/Praja Vira Braja Brigjen TNI Iwan Setiawan menceritakan pengalamannya saat mendaki Everest, puncak tertinggi di dunia dalam ekspedisi Kopassus pada 1997, Jumat (26/6/2020). (Foto-foto: Dispenad).

Putaran waktu terus berjalan. Tim Ekspedisi Kopassus akhirnya menginjak Nepal untuk memulai pendakian. Iwan terkenang bagaimana beratnya masa-masa awal berhadapan langsung dengan gunung es. Dia sempat jatuh sakit.

“Saya baru berjalan 100 meter muntah-muntah, kaget, karena memang tidak siap dengan cuaca dingin. Rupanya istri ikut merasakan (kalau saya sakit),” ucapnya.

Namun tentu saja Iwan pantang mundur. Sebagai satu-satunya perwira Akmil yang memimpin tim sekaligus tumpun harapan Kopassus dan bangsa Indonesia untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di puncak Everest, dia terus menguatkan semangat.

Mantan Danrindam Jaya ini meyakini, doa istri yang rajin puasa senin-kamis, juga doa seluruh bangsa, dirinya sembuh. Iwan pun melanjutkan perjalanan mengarungi medan berat dengan suhu minus 50 derajat Celcius.

Untuk diketahui, dalam ekspedisi ini Tim Kopassus terbagi dalam dua kelompok pendakian, yakni jalur utara dan selatan. Iwan memimpin tim di jalur selatan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Sambut Hangat Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana

57 tahun lalu

Momen Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Disambut Tarian Tradisional di Halim

57 tahun lalu

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Tiba di Jakarta, Disambut Menkes Budi Gunadi

57 tahun lalu

Rosan Ungkap Kepercayaan Dunia ke Indonesia Menguat, Prabowo Minta Sampaikan ke Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal