Ketua KPK Sentil Mentalitas ASN soal Pelayanan Publik Bisa Dipersulit: Akhirnya Ada Pungli

Mei Sada Sirait
Ketua KPK Setyo Budiyanto (foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyoroti masih adanya pola pikir negatif yang berkembang di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Salah satunya adalah anggapan bahwa pelayanan publik bisa diperlambat atau dipersulit demi kepentingan tertentu.

Hal itu disampaikan Setyo Budiyanto saat peluncuran nasional E-Learning ASN Berintegritas pada Rabu (17/6/2026). Menurut Setyo, pembangunan sistem birokrasi yang baik tidak akan berjalan optimal jika tidak diiringi perubahan perilaku dan integritas pihak yang menjalankannya.

Pemerintah selama ini terus berupaya memperbaiki regulasi, sistem pelayanan, hingga tata kelola birokrasi. Namun, berbagai upaya tersebut bisa sia-sia jika mentalitas aparatur masih belum berubah.

“Kalau sumber daya manusianya tidak berubah attitude-nya, maka integritas nggak akan tercapai,” kata Setyo.

Setyo menyoroti pola pikir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat ketika berhadapan dengan pelayanan publik. Pelayanan bisa dipercepat atau diperlambat tergantung uang.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Usut Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR

57 tahun lalu

BEM UI Kritik MBG Diwarnai Korupsi, Gerindra: Kami pun Marah, Pengawasan Harus Diubah

57 tahun lalu

Usai Disentil Sahroni, KPK Revisi Usulan Tambahan Anggaran Jadi Nyaris Rp1 Triliun

57 tahun lalu

Sahroni Sentil KPK Cuma Minta Tambahan Anggaran Rp762 Miliar: Tanggung Pak, Ajuin Rp5 T

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal