Ketua KPK: Penindakan Korupsi Lebih Mahal, Koruptor Tetap Jadi Beban Negara

Jonathan Simanjuntak
Ketua KPK Setyo Budiyanto. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyebut penindakan korupsi lebih menguras anggaran negara. Dia menilai upaya pencegahan perlu lebih diutamakan.

Pernyataan itu disampaikan Setyo saat dalam peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi, Senin (11/5/2026). Dia berharap buku tersebut dapat menekan perilaku koruptif sehingga penindakan tidak perlu dilakukan.

"Kalau ini (buku) kita berikan gitu daripada proses penindakan yang di depan, lebih bagus kita melakukan proses pencegahan. Penindakan pasti akan lebih mahal ya," ujar Setyo saat peluncuran buku tersebut, Senin (11/5/2026).

Dia mengatakan koruptor yang telah diproses hukum pun masih menjadi beban biaya negara. Menurutnya, negara tetap menanggung kebutuhan narapidana mulai dari makan hingga seragam tahanan.

"Dari awal sampai akhir gitu sudah di dalam (penjara) pun masih diurusi negara, makannya, bajunya, seragamnya dan lain-lain," sambung dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun sebagai Saksi Kasus Pemerasan Dana CSR Maidi

Nasional
4 hari lalu

11 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Wamendagri: Ini Alarm Keras

Nasional
6 hari lalu

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK, Kasus Apa?

Nasional
6 hari lalu

Anggaran Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, Ketua KPK Tekankan Pentingnya Pengawasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal