Ketua KPK Jawab Luhut yang Sebut OTT Kampungan: Korupsi Tetap Ramai meski Digitalisasi Maju

Felldy Aslya Utama
Ketua KPK Nawawi Pomolango menjawab pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan soal OTT kampungan. Dia menilai korupsi tetap ramai meski digitalisasi maju. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango angkat bicara ihwal pernyataan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut operasi tangkap tangan (OTT) KPK sebagai cara kampungan. Dia meminta maksud pernyataan itu ditanyakan ke yang bersangkutan.

"Tanya beliau apa alasannya," kata Nawawi di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Meski begitu, Nawawi menilai sistem digitalisasi yang semakin maju tidak bisa menjamin korupsi dapat diminimalisasi. 

"Negara ini tetap masih ramai dengan soal korupsi itu, meskipun digitalisasi itu sudah sedemikian maju," ujarnya.

Sebelumnya, Luhut menyebut masih ada koruptor di Indonesia. Sebab, belum ada sistem digitalisasi yang bisa mencegah tindak pidana tersebut.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eks Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini Terkait Korupsi MBG

57 tahun lalu

BEM UI Kritik MBG Diwarnai Korupsi, Gerindra: Kami pun Marah, Pengawasan Harus Diubah

57 tahun lalu

Ketua KPK Sentil Mentalitas ASN soal Pelayanan Publik Bisa Dipersulit: Akhirnya Ada Pungli

57 tahun lalu

Dukung Prabowo, Massa Aksi Desak Program MBG Tetap Jalan dan Koruptor Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal