Kesepakatan Prabowo–Trump soal Tarif 19% Dianggap Untungkan Perekonomian Rakyat, RRC Kebakaran Jenggot!

Puti Aini Yasmin
Momen pembicaraan lewat telepon antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump terkait penurunan tarif impor produk RI. (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)

Sementara permintaan dari AS untuk ekspor migas ke Indonesia harus dengan tarif nol persen. Dampaknya, harga BBM dan LPG akan jauh lebih rendah karena terbebas dari bea masuk dan tarif impor produk migas AS.

Begitu juga dengan komoditas pangan seperti kedelai, jagung, dan pakan ternak. Tanpa bea masuk, harga turunan produknya seperti tempe, tahu, susu kedelai, gula jagung, telur ayam, dan daging ayam, akan lebih murah bagi konsumen Indonesia.

"Kesepakatan Prabowo–Trump jauh lebih menguntungkan rakyat dibandingkan kerja sama dengan RRC. Komoditas dari Amerika jauh lebih murah dibanding dari China. Itu sebabnya RRC kebakaran jenggot," kata Arief.

Arief menambahkan, BBM, LPG, dan produk pangan adalah penyumbang utama inflasi. Penurunan harganya akan membantu pemulihan ekonomi masyarakat dan memperkuat daya beli rakyat.

"Dengan tarif nol persen, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat. Mudah-mudahan cita-cita Pak Prabowo tercapai," ucapnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
12 bulan lalu

Istana Respons Pro-Kontra Penurunan Tarif Impor Trump jadi 19%

12 bulan lalu

Trump Pamer Deal Besar: Amerika Serikat Dapat Akses Penuh ke Indonesia

12 bulan lalu

Ngaku Belum Puas soal Tarif Impor Trump, Prabowo bakal Nego Lagi

12 bulan lalu

Senyum Semringah Prabowo saat Telepon Trump Bahas Tarif Impor Turun Jadi 19 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal