Raja terkenal kerajaan Sriwijaya adalah Balaputradewa. Raja ini merupakan yang terbesar di masa kejayaan Sriwijaya dan merupakan keturunan dari Dinasti Syilendra di Jawa Tengah yang tersingkir karena melawan Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya.
Pada masa kepemimpinan raja Sanggrama Wijayattunggawarman, kerajaan Sriwijaya pernah diserang oleh kerajaan India dari India Selatan. Bahkan, ia sempat ditawan dan berhasil dibebaskan oleh Raja Kulotungga.
Di masa kejayaan kerajaan Sriwijaya, kerajaan ii memiliki peran penting dalam perdagangan India dan China. Bahkan, banyak kapal asing singgah untuk menambah minum dan perbekalan di sini.
Selain itu, menurut pendapat seorang ahli bumi dari Persia Abu Zaid Hasan pada tahun 916 masehi. Ia menyebutkan bahwa kerajaan Sriwijaya memiliki kekuasaan yang luas dengan tanah yang subur dan kekuasaannya di seberang lautan.
Runtuhnya kerajaan Sriwijaya dikarenakan beberapa hal, yakni
1. Sering mendapat serangan dari luar, seperti Dharmawangsa (995), Colamandala (1023-1024), Singosari (1275), dan Majapahit (1337).