Kepala BNPB: Hutan Pantai Dapat Kurangi Risiko Bahaya Tsunami

Wildan Catra Mulia
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengunjungi Pantai Binuangeun, Pandeglang, Banten. (Foto: IST)

Doni menekankan bahwa adanya jejak tsunami itu menunjukkan pemda dan masyarakat setempat harus meningkatkan kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

“Dengan memperkuat upaya mitigasi, menyiapkan rute evakuasi, dan melakukan tata ruang yang berbasis risiko bencana," ujar Doni.

Pakar Tsunami Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Abdul Muhari menuturkan, hutan pantai dapat mengurangi laju energi tsunami dan menahan koral besar. Karakter tsunami di kawasan Pantai Binuangeun membawa koral hingga 10 ton ke darat. Karena itu, Muhari mengatakan, pohon-pohon dengan diameter besar dapat menahan laju koral tersebut.

Tsunami yang dipicu longsor bawah laut pada 22 Desember 2018 menerjang tidak hanya wilayah pesisir pantai di Kabupaten Pandeglang, tetapi juga kawasan di Kabupaten Serang, Banten, dan kawasan pesisir di kabupaten lain Provinsi Lampung. Bencana tsunami tersebut mengakibatkan 437 jiwa meninggal dunia dan 1.495 jiwa luka-luka.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

BNPB: 40 Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Ciputat Tangsel

57 tahun lalu

Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tanah Bergerak di Cilacap, Jalan dan Rumah Warga Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal