“Informasi yang menyebutkan bahwa vaksin mengandung microchip atau senjata biologis adalah hoaks. Vaksin hanya berisi komponen biologis yang berfungsi merangsang sistem imun tubuh untuk mengenali dan melawan penyakit,” kata dia.
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk selalu mengakses informasi kesehatan dari sumber resmi. Masyarakat juga diminta memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap agar terlindungi dari penyakit campak.
“Pemerintah pusat dan daerah akan terus memastikan ketersediaan vaksin, kelancaran distribusi, serta pelayanan imunisasi di seluruh Indonesia. Kami berharap masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam program imunisasi untuk melindungi anak-anak dari campak dan komplikasi berat yang dapat ditimbulkannya,” kata Rizka.