Kemhan Dorong Pindad Kembangkan Faskes Penanganan Covid-19

Riezky Maulana
Wamenhan, Wahyu Sakti Trenggono. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

Kategori keselamatan biologi di level 3 ini di antaranya yaitu Anthrax, HIV, SARS, Tubercolosis, virus cacar, thypus sert avian influenza. Wamenhan berharap, inovasi Bus Mobile Laboratorium BSL-2+ yang dibuat Pindad dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mempercepat waktu pemeriksaan pasien dengan metode PCR.

"Pelaksanaan PCR test itu membutuhkan sarana laboratorium untuk melaksanakan testing dan tracing terutama daerah yang menjadi episentrum. Kehadiran Mobile Lab BSL-2+ ini akan bisa menjawab tantangan kecepatan dan penetrasi wilayah,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengatakan Bus Mobile Laboratorium BSL-2+ yang dibuat pihaknya telah menggunakan standar WHO. Menurutnya, saat ini proyek tersebut sedang proses sertifikasi dari lembaga kesehatan internasional di bawah naungan PBB itu.

“Prototipe sekarang hasil kerja sama dengan Rumah Sakit Yarsi. Kita punya kapasitas produksi sebulan untuk 15 unit dengan TKDN sudah 62 persen”, katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Prabowo Panggil Bos Garuda Indonesia dan Pindad ke Istana, Ini yang Dibahas 

Nasional
23 hari lalu

3 Pegawai KKP di Pesawat ATR Hilang Kontak sedang Jalankan Misi Pengawasan Udara

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Mobil
2 bulan lalu

Pindad Bakal Produksi Mobil Rakyat untuk Pedesaan Harga Rp50 Jutaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal