Kemenkes Terima Laporan WNA Australia Kena Campak usai Perjalanan dari Indonesia

Danandaya Arya Putra
Kemenkes menerima notifikasi resmi melalui otoritas kesehatan Australia terkait pasien Campak yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia. (Foto: ilustrasi/Freepik)

"Surveilans tetap diperketat untuk mendeteksi kemungkinan kasus suspek tambahan," katanya.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk memastikan status imunisasi campak lengkap sesuai jadwal, terutama bagi pelaku perjalanan internasional. 

Masyarakat yang mengalami gejala demam dan ruam diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, dan bagi yang terinfeksi campak agar membatasi kontak dengan orang lain untuk mencegah penularan.

Dia mengatakan, bahwa campak masih ditemukan di berbagai negara dan bersifat sangat menular. Secara nasional, pada tahun 2025 tercatat 9.760 kasus terkonfirmasi, dan hingga Februari 2026 dilaporkan 269 kasus. 

Hingga saat ini tidak terdapat penetapan KLB campak secara nasional. Pemantauan terus dilakukan melalui sistem surveilans aktif.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Buletin
6 bulan lalu

KLB Campak di Sumenep: Pemkab Gelar Imunisasi Masal, 17 Anak Meninggal Dunia  

Health
6 bulan lalu

Penyebab Campak Bisa Mematikan, Dokter: Tidak Vaksin MR

Jatim
6 bulan lalu

Wabah Campak di Bangkalan Melonjak, 1 Balita Meninggal Dunia 50 Pasien Dirawat

Health
6 bulan lalu

Penyebab Sumenep KLB Campak dengan 2.035 Kasus, Kemenkes Buka Suara!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal