Kemenkes Sebut Virus Korona Semakin Jinak

Antara
Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan yang juga juru bicara penanganan wabah virus korona Achmad Yurianto. (Foto: Setkab).

Artinya menjaga daya tahan tubuh menjadi faktor utama untuk mencegah penyakit tersebut. Selain itu Yuri menduga penyebaran gejala virus korona makin jinak dengan indikasi semakin sulitnya pendeteksian di pintu-pintu masuk.

"Ada yang positif tapi gejalaya ringan seperti batuk tidak kelihatan, panas tidak tinggi. Bahkan dalam beberapa kasus dilaporkan tidak bergejala yang mengindikasikan virus tidak sempat beranak pinak sehingga tidak memicu demam atau batuk. Hal itu bisa berarti daya tahan tubuh pasien bagus atau virus korona melemah," katanya.

Yuri menegaskan negara tetap meningkatkan kewaspadaannya untuk mencegah penyebaran virus ini meluas di dalam negeri. Meski sekitar 20 negara telah mengumumkan kasus pertama korona dalam beberapa hari belakangan.

"Oleh sebab itu thermal scan sekarang tidak terlalu akurat untuk menjaring pasien positif korona. Kemenkes juga merekomendasikan perpanjangan observasi menjadi dua kali 14 hari seperti yang diterapkan pada kru kapal World Dream dan Diamond Princess," ujar Yuri.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkes Pastikan Dokter Umum Puskesmas Bakal Dapat Pelatihan Deteksi Penyakit Hepatitis B

57 tahun lalu

Menkes Jamin Skrining dan Pengobatan Hepatitis B Bisa di Puskesmas

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Pasien Hantavirus di Jakarta, Membaik dan Tidak Menyebarkan Virus

57 tahun lalu

Menkes Pastikan Pasien Hantavirus di RSPI Sulianti Saroso Sudah Diizinkan Pulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal